Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Lakukan Sosialisasi dan Pendampingan Pendaftaran Kekayaan Intelektual

  • Bagikan
Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Constantinus Kristomo.

DENPASAR, tivibali.com- Dalam acara Penyuluhan Hukum bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah se-Bali yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali di Prime Plaza Hotel Sanur Denpasar, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Constantinus Kristomo didampingi oleh Kasubid Pelayanan Kekayaan Intelektual Ida Bagus Made Danu Krisnawan beserta tim Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual dan Sub Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum Kantor Wilayah Kemenkumham Bali melakukan Sosialisasi dan pendampingan pendaftaran dan pencatatan Kekayaan Intelektual serta pendaftaran Perseroan.(7/9/2022).

Kesadaran pelaku UMKM untuk melindungi kekayaan intelektual masih rendah. Tidak sedikit ditemukan pelaku UMKM kurang memperhatikan aspek legalitas maupun regulasi. Untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif, ada banyak aspek yang perlu diperhatikan oleh pelaku UMKM. Salah satu aspek penting bagi pelaku UMKM, yaitu memberi perlindungan Kekayaan Intelektual produknya, baik itu merek, paten, hak cipta, maupun desain industri

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Constantinus Kristomo mengingatkan kepada seluruh peserta untuk meningkatkan perlindungan Kekayaan Intelektual dari produk-produk mereka dan menaikkan kelas usaha mereka dengan mendaftarkan usahanya menjadi Perseroan Perorangan.

Dalam kegiatan tersebut Kanwil Kemenkumham Bali bersinergi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali serta Bank Negara Indonesia membuka loket konsultasi sekaligus pendampingan pendaftaran, pencatatan Kekayaan Intelektual maupun pendaftaran Perseroan Perorangan. Hal itu bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan serta akses kepada masyarakat umum sebagaimana komitmen dari Kanwil Kemenkumham Bali bersama dengan pemerintah Provinsi Bali dalam upaya perlindungan Kekayaan Intelektual dan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha di Provinsi Bali.

“Ini sebagai bentuk layanan untuk memberikan kemudahan kepada para pelaku UMKM dalam mengajukan permohonan pendaftaran Kekayaan Intelektual,” ucap Kristomo. (*/a)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *