Rakernas HARPI Melati ke-X Digelar di Bali, 6 Tatarias Pengantin Bali Segera di Pakemkan

Ket Foto: (dari kanan) Dra. Ni Wayan Sumerthi Pande selaku Ketua DPD HARPI Melati Bali, Ni Luh Gede Juli Wirahmini Anggota Dewan Kehormatan DPD HARPI Bali.

DENPASAR, tivibali.com- Bertempat di Prime Plaza Hotel, Sanur Bali, HARPI Melati (Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia) akan menggelar Rakernas ke-X, yang dilaksanakan pada 31 Oktober sampai dengan 3 November 2022.

“Dengan Kreatifitas & Inovasi Tatarias Pengantin Tradisional, kita siapkan SDM yang kompeten & Berdaya saing tinggi, menuju peran & kedudukan HARPI  Melati sebagai organisasi perias pengantin yang bermartabat & berdaya guna”, ungkap Ketua Panitia Pelaksana Rakernas X HARPI Melati RA Kanas Kosasih K.

Dirinya menyebut sudah ada 443 peserta bakal hadir pada Rakernas tersebut, diawali dengan Pra Rakernas pada 29-30 Oktober 2022 yang diisi dengan lokakarya dan pembakuan 6 tatarias pengantin khas Bali.

“Agendanya pada 31 Oktober 2022 akan dilaksanakan acara opening ceremony dilanjutkan gala dinner yang kabarnya ibu Gubernur Bali Ny Putri Koster berkenan hadir dalam opening tersebut”, ungkap Kanas Kosasih saat komfrensi pers yang di gelas di Kubu Kopi, Renon, pada (29/10/2022).

Dra. Ni Wayan Sumerthi Pande selaku Ketua DPD HARPI Melati Bali menjelaskan bahwa HARPI Melati Melati adalah organisasi tatarias yang lebih fokus pada pakem tatarias pengantin daerah sebagai bentuk pelestarian pakean adat untuk pengantin.

Rakernas HARPI Melati ke-X ini kita akan membakukan sebanyak 6 pakem tatarias pengantin Bali, yaitu TRP Ningrat Buleleng, TRP Agra Gianyar, TRP Agra Klungkung, TRP Dirga Jembrana, TRP Gora Bangli, dan TRP Gede Karangasem.

Sejalan dengan itu Ni Luh Gede Juli Wirahmini, Anggota Dewan Kehormatan DPD HARPI Bali yang juga owner Salon Giri Putri menyebut bahwa pentingnya pakem Tatarias pengantin tradisional agar ada panduan dasar atau semacam garis-garis besar haluan tatariasnya.

Di sisi yang sama setelah pembakuan kita akan melasanakan sosialisasi kepada masyarakat, sebelumnya kita juga telah melakukan lokakarya, kemudian pada Rakernas ke-X ini dilaksanakan pemakeman 6 Tatarias Pengantin Bali.

Setelah itu kita akan adakan sosialisasi yang akan dilaksanakan oleh setiap DPC untuk memperkenalkan kepada masyarakat dan kepada penggiat tatarias pengantin” kita juga akan berkolaborasi dengan organisasi tatarias lainnya, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan di bidang tatarias”, tandasnya. (MAW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *