DENPASAR, tivibali.com- Bertempat di Gedung Wisma Sabha, Menteri Kelautan dan Perikanan Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A. menyampaikan rencana pembangunan PPN (Pelabuhan Perikanan
Nasional) Pengambengan kepada pemerintah Provinsi Bali dan pihak terkait, (24/7/2025).
“Presiden Prabowo ingin memperbaiki pelabuhan perikanan nasional menjadi lebih baik, termasuk di Bali,” ungkapnya.
Dirinya menyebut bahwa Proyek PPN Pengambengan merupakan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam mendukung terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi biru.
PPN Pengambengan adalah pelabuhan perikanan bertaraf International, memiliki daya tepung sebanyak 1600 unit kapal, dengan estimasi menghasilkan tangkapan sebesar 124.000 ton/tahun, selain itu diprakirakan akan menyerap 25.000 tenaga kerja.
Selain kawasan industri pengolahan ikan, akan dibangun area pasar modern, kawasan UMKM, kawasan kuliner dan dilengkapi dengan koperasi desa merah putih. Proyek ini bakal mulai bejalan pada bulan November 2025 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2028.
“PPN Pengambengan akan dilengkapi pasar ikan modern yang targetnya dapat menjadi destinasi wisata baru, selain itu PPN Pengambengan wajib memberi kontribusi pertumbuhan ekonomi baru, ” ujar Wamen Didit Herwan.
Selain itu untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi biru, ada beberapa langkah strategis yang di ambil pemerintah yaitu dengan memperluas kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan perikanan melalui budidaya baik di laut, pesisir dan darat secara berkelanjutan. (MAW)

Tinggalkan Balasan