TIVIBAL.com, BADUNG- Indonesia memiliki kekayaan alam, budaya, dan sumber daya manusia yang cukup besar untuk mendukung terwujudnya generasi emas 2045. Perempuan ICMI Bali yang menjelma menjadi salah satu potensi bangsa dari kaum perempuan cendikia seolah-olah tak mau ketinggalan, segala potensi yang ada di tuangkan dalam berbagai kegiatan yang berperan mendukung terwujudnya generasi emas.

Dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional, hari kebangkitan nasional dan hari lansia nasional perempuan ICMI Bali menggelar acara yang lebih spektakuler yaitu fashion Show dan Talk Show, pada Sabtu (31/5/2025), Siang.

Ketua Perempuan ICMI Bali Hj. Sri Subekti, SH menyebut Iven ini bener-bener disajikan dengan melibatkan segala potensi yang di miliki oleh perempuan ICMI Bali, ” kita bersyukur ada Hj. Sri Pangestuti Satrio (owner PT. BPKU) sebagai sponsor utama, ada Irma Lumiga seorang desiner muslimah yang akan menampilkan karya terbarunya.

“Tak kalah menarik sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi Perempuan ICMI Bali juga menghadirkan Dr. A.A.A. NGR Tini Rusmini Gorda, SH.,MM., MH dan Dr. Dadang Hermawan sebagai narasumber Talk Show,” ujarnya.

Dr. A.A.A. NGR Tini Rusmini Gorda, SH.,MM., MH owner Undiknas menyebut perempuan cerdas, ramah keluarga adalah pondasi yang sangat fundamental menjadi pendidik utama dan pertama bagi anak-anak. Menurutnya keluarga adalah sekolah utama dan pertama yang memiliki peran penting dalam mewujudkan generasi emas 2045.

Dirinya juga menyampaikan pentingnya komunikasi dalam kehidupan rumah tangga, Karena komunikasi adalah kunci dan solusi berbagai persoalan rumah tangga, 50% persoalan dapat diselesaikan dengan komunikasi, sementara sisanya tidak bisa di selesaikan karena karakter”, tandasnya.

Sementara itu Dr. Dadang Hermawan Rektor Institute Teknologi dan Bisnis STIKOM menyebut perempuan sebagai Ibu selain memiliki peran mengandung, melahirkan dan menyusui juga memiliki peran membangun karakter anak menanamkan nilai-nilai agama, etika selain itu di era kekinian pentingnya literasi digital bagi anak, menurutnya mewujudkan generasi emas tidak cukup dengan selogan dan yel-yel saja namun bagaimana Implementasinya, “literasi digital adalah satu komponen penting dalam mendukung terwujudnya generasi emas 2045,” ucapnya.

Sementara itu, Irma Lumiga menampilkan 16 karya terbarunya dalam acara fashion tersebut, model profesional yang melenggang di atas catwalk terlihat semakin elegan dengan balutan karya spektakuler desiner muslimah berbakat ini.

Dirinya sengaja mengangkat batik sekar jagat dalam karya terbarunya, batik ini kumpulan dari motif banyuwangi, selain itu di akhir penampilan fashion show Irma Lumiga juga menampilkan batik majapahit sebagai bentuk knowledge kepada audien bahwa batik tulis itu harus dilestarikan.

“Kami sengaja menampilkan batik tulis karya UMKM untuk melestarikan kekayaan alam Indonesia, komitmen ini adalah bentuk dukungan terhadap UMKM Indonesia untuk terus berkarya,” pungkasnya

Tak hanya itu, ibu-ibu yang tergabung dalam organisasii Perempuan ICMI Bali juga ikut melenggang di atas catwalk menampilkan berbagai busana Nusantara; mulai dari pakaian adat Bali, kebayak jawa tengah, pakaian adat Palembang, pakaian adat Batak, pakaian adat Bugis, pakaian adat Papua, pakaian adat Dayak, pakaian adat Betawi, dan beberapa pakaian adat Nusantara lainya yang memiliki filosofi keberagaman dan kebersamaan, memupuk rasa Nasionalisme.

Acara ditutup dengan santunan kepada 25 anak Yatim dan 25 Lansia (non produktif) yang di serahkan oleh Ketua Perempuan ICMI Bali, Hj. Sri Subekti, SH., Dr. Dadang Hermawan, dan Owner PT. Bali Pandawa Kencana Utama, Hj. Sri Pangestuti Satrio, S.Pd.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua ICMI Orwil Bali Ir. H. Farida Harum Ritonga, M.SI, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Bali, Ida Ayu Made Tantri Ardani, Istri Anggota DPRD Bali Zulfikar; Siti Arofah. (MAW)