JAKARTA, TIVIBALI.com- Komunitas otomotif kini tak lagi sekadar hobi. Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia Bambang Soesatyo menegaskan, komunitas seperti Mercedes-Benz Club Indonesia sudah menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif nasional.

Pernyataan itu disampaikan Bamsoet saat menghadiri perayaan satu dekade Mercedes-Benz Club Indonesia di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, Jakarta, Jumat (20/6/2026) malam. Bamsoet hadir sebagai Ketua Dewan Pembina IMI sekaligus Dewan Kehormatan klub tersebut.

Menurut Bamsoet, aktivitas komunitas otomotif terbukti mampu menggerakkan ekonomi di berbagai sektor. Mulai dari usaha mikro kecil menengah, industri kreatif, bengkel, suku cadang, hingga pariwisata dan kuliner.

Data yang ia kutip menunjukkan, industri otomotif menyumbang 1,28 persen terhadap produk domestik bruto pada kuartal III 2026. Sektor ini menempati posisi keempat penyumbang terbesar di industri pengolahan. Investasi yang masuk mencapai 174 triliun rupiah dan menyerap hampir 100 ribu tenaga kerja.

Bamsoet menyoroti peran sektor purnajual atau aftermarket. Ketika penjualan mobil baru melambat, bisnis suku cadang dan aksesoris justru tetap tumbuh. Ia menyebut, semakin aktif komunitas, semakin besar kebutuhan akan komponen, modifikasi, perawatan, dan produk penunjang gaya hidup otomotif.

Ia juga menyinggung dampak kegiatan touring. Ketika ribuan anggota komunitas melintas ke daerah, efeknya langsung terasa di hotel, restoran, UMKM, dan destinasi wisata. Ditambah lagi, konten yang diunggah peserta di media sosial secara otomatis menjadi promosi gratis untuk daerah yang dikunjungi.

“Komunitas otomotif sekarang sudah jadi bagian dari ekosistem ekonomi. Mereka jalan, daerah ikut hidup,” ujar Bamsoet. (mtb)