MANGUPURA, TIVIBALI.com – Menyambut euforia Kejuaraan Dunia Sepak Bola 2026 yang memasuki fase perempat final, PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menghadirkan kegiatan nonton bareng (nobar) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Kegiatan ini digelar khusus untuk memanjakan pencinta sepak bola mulai dari babak perempat final hingga partai final.
Nobar dimulai pada 10 Juli 2026 dini hari dan berlokasi di lantai 2 terminal internasional. Kegiatan ini akan berlangsung hingga babak final pada 20 Juli mendatang. Gelaran nobar dapat dinikmati penumpang, pengguna jasa bandara, serta masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Manajemen bandara juga menyediakan makanan ringan dan minuman hangat untuk pengunjung.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Nugroho Jati mengatakan, nobar dihadirkan untuk memeriahkan atmosfer Piala Dunia 2026 di bandara sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan atau customer experience.
“Gelaran nonton bareng ini dihadirkan untuk memeriahkan atmosfer Kejuaraan Dunia Sepak Bola 2026 di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, serta untuk meningkatkan pengalaman pelanggan di bandara. Selain penumpang dan pengguna jasa bandara, kami mengajak masyarakat umum untuk hadir dan menikmati keseruan nonton bareng ini,” ujar Nugroho Jati.
Ia melanjutkan, kegiatan ini juga menjadi momentum menyatukan penumpang dari berbagai negara untuk mendukung tim favoritnya.
“Kami berharap momen krusial di fase gugur yang sudah mulai mengerucut ini dapat dinikmati bersama. Hadirnya kegiatan nonton bareng di bandara ini menjadi sarana hiburan bagi pengguna jasa bandara dan masyarakat umum, serta merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan pengalaman berkesan untuk siapa saja yang tengah berada di bandara,” lanjut Nugroho Jati.
Untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan kelancaran operasional bandara, InJourney Airports menerapkan sejumlah aturan bagi pengunjung nobar.
Setiap pengunjung wajib menjaga ketertiban dan menghargai pengunjung lainnya. Pengunjung dilarang membawa senjata api, senjata tajam, atribut bendera dengan kayu atau bahan keras, serta dilarang membawa dan mengkonsumsi minuman beralkohol. Selama pelaksanaan nobar di lantai 2 terminal internasional, pengunjung juga tidak diperkenankan merokok, termasuk rokok elektrik.
Namun pengunjung diperbolehkan mengenakan atribut bertema sepak bola seperti kaos atau jersey, serta membawa bendera negara peserta.
“Kami berharap kegiatan nonton bareng di bandara ini dapat menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai ruang publik yang terbuka, hangat, inklusif, serta dapat menjadi tempat hiburan alternatif bagi masyarakat umum dan seluruh pengguna jasa. Sebagai pengelola bandara, tentunya seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengutamakan prinsip keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan terhadap aturan,” pungkas Nugroho Jati. (mtb)

Tinggalkan Balasan