DENPASAR, TIVIBALI.com – Semangat kemerdekaan dipadukan dengan semangat hidup sehat. RSD Mangusada Badung menggelar Sarasehan Pejuang Dialisis sebagai bagian dari peringatan HUT Ke-81 RI, Minggu (9/8/2026) di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung.
Mengusung tema “Semangat Kemerdekaan Bersama Menghadapi Permasalahan Dialisis, Mencegah Komplikasi, Dan Meningkatkan Kualitas Hidup”, kegiatan ini mempertemukan 80 pasien hemodialisis beserta keluarga dengan tenaga medis.
Hadir dalam acara tersebut Perwakilan PERNEFRI Wilayah Bali-NTT-NTB dr. Nyoman Paramita Ayu, Wakil Direktur RSD Mangusada Ni Made Sukaryawati, serta jajaran dokter dan perawat.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa turut membuka acara dengan pemukulan gong. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga semangat bagi pasien kronis.
“Kita harus memotivasi pasien dialisis agar jangan berputus asa, jangan merasa hidupnya sudah selesai. Tetap semangat dan ikuti anjuran dokter. Semangat juang ini harus terus kita jaga,” tegasnya.
Orang nomor satu di Badung itu juga menegaskan komitmen Pemkab dalam memperkuat layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan mengutamakan keselamatan pasien.
Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan RSD Mangusada atas dedikasi dan empatinya. “Harapan saya kegiatan seperti ini berlanjut setiap tahun, tidak hanya untuk pasien hemodialisis tapi juga pasien lain. Tujuannya untuk memotivasi dan memberi edukasi,” ujarnya.
Direktur RSD Mangusada dr. I Wayan Darta menyebut sarasehan ini adalah bentuk nyata komitmen rumah sakit membangun komunikasi antara dokter, perawat, pasien dan keluarga.
“Ini bukan hanya ruang edukasi, tapi juga ruang silaturahmi dan saling menguatkan. Sebanyak 80 pasien dialisis hadir bersama keluarga,” ungkap dr. Darta.
RSD Mangusada berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan untuk terus meningkatkan kualitas hidup pasien dan mempererat sinergi layanan kesehatan di Badung. (mtb)

Tinggalkan Balasan