DENPASAR, TIVIBALI.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Bali, Eem Nurmanah menggelar rapat bersama para pimpinan struktural dan pejabat fungsional madya dalam rangka penguatan kinerja organisasi menjelang triwulan kedua tahun 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi.
Dalam arahannya, Eem Nurmanah menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pekerjaan yang masih menjadi target pada triwulan pertama. Hal tersebut disampaikan mengingat akan adanya libur panjang pada akhir Mei, sehingga seluruh jajaran diminta memastikan pekerjaan prioritas dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kualitas kerja harus menjadi perhatian, setiap hasil kerja memiliki kualitas yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh jajaran mampu menjaga profesionalisme serta meningkatkan kepekaan terhadap tugas dan lingkungan kerja,” ujar Eem.
Selain ketepatan waktu, perhatian terhadap kualitas laporan juga menjadi sorotan dalam rapat tersebut. Eem Nurmanah mengingatkan agar setiap laporan yang disusun tidak hanya sekadar selesai secara administratif, namun juga memiliki kualitas yang baik, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada aspek pengelolaan anggaran, seluruh jajaran diingatkan untuk terus menjaga prinsip akuntabilitas, transparansi, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam penggunaan anggaran negara. Pengelolaan anggaran yang baik dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program kerja yang efektif dan tepat sasaran.
Rapat tersebut juga membahas pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan kantor wilayah. Peningkatan kapasitas tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai ASN, tetapi juga mencakup petugas pengamanan dan tenaga kebersihan sebagai bagian dari unsur pendukung pelayanan organisasi.
Kakanwil turut mengingatkan seluruh jajaran agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar serta mampu menyesuaikan pola pikir dan pola kerja dengan tugas dan fungsi jabatan masing-masing. “Pola kerja harus selaras dengan tanggung jawab jabatan yang diemban agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih optimal dan profesional,” tegasnya. (mtb)

Tinggalkan Balasan