DENPASAR, TIVIBALI.com – Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial RI, Ny. Fatma Saifullah Yusuf mengapresiasi kreativitas penyandang disabilitas Kota Denpasar. Ia menyebut Graha Nawasena sebagai wadah yang luar biasa dalam memberdayakan sahabat disabilitas.

Hal itu disampaikan Ny. Fatma saat menghadiri acara “Pesona Difabel Denpasar” di Graha Nawasena, Sabtu (8/8/2026). Ia didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua FPPI Kota Denpasar Mulianingsih, dan Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswati.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi FPPI Kota Denpasar dengan Pemerintah Kota Denpasar.

“Saya merasa bangga luar biasa sekali. Sahabat disabilitas yang ada di Graha Nawasena ini betul-betul kreatif dan bisa menghasilkan karya yang baik,” ujar Ny. Fatma sambil melihat langsung lukisan karya disabilitas.

Dorong Produk Disabilitas Masuk Pasar Lebih Luas
Ny. Fatma menegaskan, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berkarya dan berkembang.

Ia juga berkomitmen membantu memasarkan produk-produk premium hasil karya sahabat disabilitas agar dikenal masyarakat luas.

“Harapannya nanti jika ada hasil karya atau produk premium para sahabat disabilitas di Kota Denpasar bisa kita bantu kenalkan juga ke segmen yang lebih luas,” katanya.

Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Ny. Fatma menjadi suntikan semangat bagi para sahabat disabilitas di Graha Nawasena.

Naungi 5 Organisasi Disabilitas
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswati menjelaskan, Graha Nawasena saat ini menaungi 5 organisasi disabilitas binaan Pemkot Denpasar.

Selain tempat berkumpul, Graha Nawasena juga menjadi pusat pameran produk. Mulai dari lukisan, kerajinan tangan, hingga produk kuliner yang diproduksi disabilitas dan penyintas skizofrenia.

“Pada setiap kegiatan Pemkot Denpasar, para sahabat disabilitas juga diberi kesempatan membuka stand. Ini bukti Pemkot sangat memperhatikan dan memberikan ruang inklusif,” tutupnya.

Acara ditutup dengan penyerahan paket sembako dari Sentra Mahatmiya Bali Kementerian Sosial RI kepada para sahabat disabilitas. (mtb)