DENPASAR, TIVIBALI.com – Komando Daerah Militer IX/Udayana menggelar upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia Tahun 2026 dengan khidmat, sederhana dan penuh makna di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jalan Sudirman, Denpasar, Senin, (5/10/2026).
Upacara yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tersebut diikuti oleh personel TNI AD dan PNS Makodam IX/Udayana, personel TNI AL Lanal Denpasar, personel TNI AU Lanud I Gusti Ngurah Rai, serta personel Brimob Polda Bali. Momentum ini menjadi penegasan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan bangsa.
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa tingginya kepercayaan publik terhadap TNI merupakan buah dari pengabdian yang konsisten selama ini. Kepercayaan tersebut, kata dia, adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang wajib dijaga oleh seluruh prajurit dan aparatur sipil negara di lingkungan TNI.
Dijelaskan pula bahwa seiring dengan meningkatnya dukungan negara melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan, maka tanggung jawab yang diemban TNI juga semakin besar. Seluruh sumber daya yang dipercayakan negara harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapsiagaan dan profesionalisme di setiap bidang tugas agar dapat digunakan secara optimal dan dapat dipertanggungjawabkan.
Panglima TNI dalam amanatnya juga mengingatkan bahwa lingkungan strategis terus berkembang dengan cepat. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif yang berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, ancaman terhadap keutuhan wilayah, hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama dengan kesiapan yang matang.
Menghadapi tantangan tersebut, TNI dituntut tetap kokoh pada jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara profesional. Momentum HUT ke-81 ini diharapkan menjadi tonggak untuk memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan dan melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama mewujudkan Indonesia yang maju, adil dan makmur. Panglima TNI menekankan agar setiap prajurit menjadikan nilai PRIMA yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif sebagai budaya dalam setiap pengabdian.
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kasdam IX/Udayana didampingi Danlanal Denpasar dan Danlanud I Gusti Ngurah Rai. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada prajurit berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberanian. Mereka adalah Serma I Dewa Gede Astawa yang meraih juara 2 lari 100 kilometer pada Bali Running Ultra 2026, Serda I Gede Pradana yang berhasil menyelamatkan warga tenggelam di perairan Pantai Kutampi, serta Serma I Ketut Budiasa peraih juara 3 Piala Walikota Cup 2026 kategori kecepatan mendarat.
Kebersamaan TNI-Polri juga tampak harmonis saat Kapolda Bali melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada Kasdam IX/Udayana. Prosesi ini menjadi simbol kuatnya sinergitas dua pilar penjaga keamanan dan persatuan di Tanah Dewata. Acara kemudian ditutup dengan syukuran sederhana di Aula Korem 163/Wira Satya yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum ini adalah ruang refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara serta meningkatkan sinergi dengan seluruh komponen bangsa termasuk pemerintah daerah, Polri dan masyarakat. Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat, kata dia, merupakan modal utama dalam menjaga persatuan, keutuhan NKRI dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.
Hadir dalam upacara tersebut Wakil Gubernur Bali, Kapolda Bali, Danrem 163/Wira Satya, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, para Komandan dan Kepala Badan Pelaksana Kodam IX/Udayana, (ad/maw)

Tinggalkan Balasan