DENPASAR, TIVIBALI.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, secara resmi membuka Sanurian Festival 2026 di Lapangan Yayasan Pembangunan Sanur, Sabtu (5/9/2026) petang.

Mengusung semangat pemberdayaan masyarakat, festival ini menjadi wadah untuk mengangkat dan mengembangkan potensi lokal Kelurahan Sanur.

Hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali A.A Gede Agung Suyoga, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I.B Yoga Adi Putra, Ketua Yayasan Pembangunan Sanur I.B Gede Sidharta Putra, Camat Denpasar Selatan I Kadek Ermanto, Bendesa Adat Intaran I Gusti Agung Alit Kencana, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, dan Lurah Sanur I.B Made Windhu Segara.

Pembukaan festival juga dirangkaikan dengan pergantian pengurus Karang Taruna Yovana Kanti Kelurahan Sanur. I.B Prajiskana Jisnu resmi dilantik sebagai Ketua, menggantikan I Putu Bagus Windi Santika.

Sekda Eddy Mulya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan Sanurian Festival 2026.

“Sanurian Festival tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, namun juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat pemberdayaan potensi lokal,” kata Eddy Mulya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, sekaligus menjadi wadah bagi UMKM untuk berkembang.

“Di sisi lain, kegiatan juga membuka ruang bagi generasi muda untuk berjejaring, bertukar informasi dan pengetahuan melalui berbagai workshop dan sosialisasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kebersamaan. “Berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam, marilah kita saling bersatu, berkembang dan maju menuju masyarakat Kota Denpasar yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Lurah Sanur I.B Made Windhu Segara menambahkan, rangkaian Sanurian Festival 2026 telah dimulai sejak 30 Agustus 2026 dengan Kejuaraan Futsal Yovana Kanti Cup.

Pada 5 September pagi digelar Gebyar Literasi Kelurahan Sanur yang diisi lomba seni, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Puncaknya dilaksanakan malam ini, dan ditutup dengan Sunrise Run Sanurian Festival pada 6 September 2026 pagi di Pantai Karang Sanur.

Agenda yang paling ditunggu masyarakat adalah Lomba Baleganjur Bebarongan yang diikuti delapan banjar di wilayah Kelurahan Sanur.

“Secara garis besar, Sanurian Festival 2026 bertujuan menjadi wadah untuk mengangkat seluruh potensi yang dimiliki masyarakat, baik seni, budaya, UMKM maupun bidang lainnya, khususnya potensi generasi muda Kelurahan Sanur. Harapannya, potensi-potensi ini dapat terus dikembangkan dan dilestarikan secara berkelanjutan,” ungkap I.B Made Windhu Segara. (ad/maw)