DENPASAR, TIVIBALI.com – Balai Besar POM Denpasar kembali memastikan keamanan pangan siap saji yang dijual di area kuliner Pesta Kesenian Bali PKB XLVIII 2026 di Art Centre Denpasar. Hasil uji laboratorium Sabtu (13/6/2026) menunjukkan semua sampel bebas bahan berbahaya.

Bersama lintas sektor terkait, BBPOM Denpasar melakukan sampling dan uji bahan berbahaya pada pangan siap saji. Instansi yang bersinergi yaitu Dinas Koperasi UMKM, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Bahan berbahaya yang diuji meliputi boraks, formalin, pewarna tekstil rhodamin B, dan methanil yellow. Dari 19 sampel makanan siap saji yang diuji hasilnya negatif, tidak mengandung bahan berbahaya.

Sampel yang diuji terdiri dari sate lilit ikan laut, bumbu rujak, bumbu serombotan, es mutiara, bakso, tahu, mie, pangsit, dan lainnya. BBPOM Denpasar menegaskan makanan yang dijual di area kuliner PKB aman dan layak konsumsi.

Di lokasi kuliner juga dijumpai stan pedagang yang menjual produk pangan olahan terkemas berlabel dengan masa kedaluwarsa lebih dari 7 hari. Produk tersebut antara lain kopi lokal, keripik, dan kerupuk.

Putu Ekayani selaku Ketua Tim Sertifikasi, Informasi dan Komunikasi BBPOM Denpasar menyampaikan kesiapan pendampingan. “Bila pelaku usaha mau naik kelas, BBPOM Denpasar siap mendampingi sampai mendapatkan Nomor Izin Edar,” ujarnya.

Langkah pengawasan rutin ini menjadi bentuk komitmen BBPOM Denpasar menjaga keamanan pangan selama PKB XLVIII. Masyarakat dan wisatawan diharapkan tetap tenang menikmati kuliner Bali karena sudah melalui uji keamanan. (mtb)