DENPASAR, TIVIBALI.com- Menyambut Galungan dan Kuningan, Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan FKLJK Provinsi Bali menggelar Pasar Murah Pekenan Galungan dan Kuningan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (14/6/2026). Lokasi di sisi utara depan Kantor Gubernur Bali dipilih sebagai bentuk dukungan stabilitas harga dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Direktur PEPK OJK Bali Irhamsyah, Ketua FKLJK Bali Nyoman Sudharma, dan pimpinan LJK hadir membuka kegiatan. Kehadiran pejabat ini menegaskan sinergi regulator, pemerintah, dan industri jasa keuangan untuk masyarakat Bali.
Sebanyak 40 pelaku UMKM binaan OJK dan LJK ikut meramaikan pasar murah. Mereka menjual kebutuhan pokok dan perlengkapan hari raya dengan harga terjangkau. Pegawai OJK, Pemprov Bali, FKLJK, serta masyarakat umum antusias berbelanja sejak pagi.
Sesi edukasi digital jadi daya tarik utama. FKLJK menjual 15 ribu canang sarana upacara Galungan seharga Rp157 via QRIS. Harga itu simbol “Kontak 157” layanan pengaduan OJK 24 jam yang dibaca “satu layanan untuk Indonesia maju”. Canang subsidi FKLJK habis terjual dalam 1 jam.
Angka Rp157 dipilih untuk mensosialisasikan Kontak 157 OJK. Melalui transaksi QRIS, masyarakat sekaligus belajar pembayaran digital. Program ini menyasar literasi dan inklusi keuangan agar UMKM Bali makin melek teknologi.
FKLJK Bali berkomitmen mendukung program literasi dan inklusi keuangan berkelanjutan. Sinergi regulator, LJK, dan pelaku usaha diharapkan makin solid untuk memajukan perekonomian daerah. Pasar murah jadi jembatan UMKM dikenal lebih luas.
OJK berharap UMKM binaan semakin berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Bali dan nasional. Dengan momentum Galungan, pasar murah ini menjadi langkah nyata jaga daya beli masyarakat sekaligus dorong ekonomi kerakyatan Pulau Dewata. (mtb)

Tinggalkan Balasan