KLUNGKUNG, TIVIBALI.com –  Gerakan langit biru bergerak menjelma menjadi pasukan sapu jagat, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali I Made Mudarta turun langsung mendampingi DPC Demokrat Klungkung dalam aksi “Gerakan Langit Biru Indonesia Asri” di Pantai Gua Lawah, Klungkung, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.

“kita DPD Demokrat mendampingi, memberikan support, karena laporan ketua DPC memang kemarin ada upacara besar di sini biasanya habis upacara banyak sampah ya, tentu harus kita bersihkan,” ujarnya.

Ia menyebut aksi ini penting untuk menjaga keasrian objek wisata. “Gua Lawah begitu juga pantainya. Karena tamu mancanegara itu suka melihat pantainya yang bersih, puranya yang bersih, masyarakatnya yang akur, damai seperti kita hari ini,” katanya.

Ketua DPD juga menyoroti nilai sejarah Pura Gua Lawah. “Pura ini didirikan sekitar abad sebelas, jadi tugas kita cukup sederhan, melakukan perawatan, membersihkan, dan mencintai Bali dengan sepenuh hati” Pungkasnya.

Dalam kegiatan yang sama, Ketua DPD mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dengan mengajak kader mendukung geliat UMKM. Jadi setiap kader yang hadir kami minta untuk berbelanja produk UMKM dengan dukungan uang sebesar Rp100 ribu rupiah. Ini bentuk nyata kepedulian Demokrat, tidak hanya peduli lingkungan tapi juga peduli ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan visi besar partai terkait lingkungan. “Sampah akan diselesaikan di sumbernya atau maksimum di level desa. Itu visi besar Partai Demokrat untuk menjaga kebersihan agar Bali tetap dicintai oleh masyarakat dunia, tetap menjadi destinasi terbaik di dunia sehingga ekonominya bisa bergerak,” ujarnya.

Made Mudarta mengajak kader menjadikan kebersihan sebagai semangat partai. “Kalau lautnya bersih, puranya bersih, langitnya akan tetap biru. Jadi sepanjang langit biru, Demokrat akan terus berkibar di tanah air Indonesia termasuk Bali,” pungkasnya.

Senada, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Klungkung *Gde Artison Andarawata, S.Ag.menegaskan aksi ini bukan seremonial. “Jadi acara Gerakan Langit Biru ini tidak cuma sekedar bentuk bahwa Demokrat ini peduli pada lingkungan, tapi Demokrat juga peduli pada teman-teman kita sendiri para kader-kader kita sendiri,” ucapnya.

Ia menyebut kegiatan bersih-bersih ini sebagai pengabdian. “kegiatan bersih-bersih adalah pengabdian sekalian kita menjalankan swadarma kita sebagai warga negara dan sebagai partai politik yang memang memiliki tugas untuk mendampingi masyarakat dan mengayomi masyarakat,” pungkas Gde Artison. (MAW)