MANGGARAI, TIVIBALI.com – Di tengah suasana duka pasca gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, prajurit Kodam IX/Udayana terus hadir untuk meringankan beban masyarakat. Tidak hanya menyalurkan bantuan, TNI juga fokus memulihkan semangat warga, khususnya anak-anak di lokasi pengungsian.
Senin (24/8/2026), prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Yonif TP 834/WM menggelar kegiatan pembersihan Posko Pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama warga setempat. Aksi gotong royong ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit selama masa pengungsian.
Setelah bersih-bersih, para prajurit melanjutkan dengan kegiatan trauma healing. Melalui permainan, nyanyian, dan interaksi penuh canda, anak-anak diajak melupakan sejenak trauma akibat bencana. Suasana posko yang semula muram perlahan berubah menjadi lebih hidup.
Kegiatan ini turut didampingi langsung oleh Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution. Ia menyapa dan memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap kuat dan tidak larut dalam kesedihan.
“Pasca bencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan, tempat tinggal, dan kesehatan. Kondisi psikologis, terutama anak-anak, juga harus kita perhatikan. Trauma healing penting untuk mengembalikan rasa aman dan semangat mereka,” ujar Amrizal di lokasi pengungsian.
Menurutnya, keterlibatan prajurit di posko merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Mulai dari distribusi bantuan, pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga pendampingan psikologis dilakukan secara terpadu.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri. Prajurit Kodam IX/Udayana akan terus hadir bersama masyarakat. Gotong royong seperti ini adalah kunci mempercepat pemulihan,” tegasnya.
Hingga kini Kodam IX/Udayana masih menyiagakan personel dan logistik di sejumlah titik terdampak gempa di NTT, untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan proses pemulihan berjalan optimal. (mtb)

Tinggalkan Balasan