DENPASAR, TIVIBALI.com – Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa meresmikan Rumah Singgah Kula Abhi Praya Kota Denpasar di Jalan Gatot Subroto IV F, Kamis 4/6/2026. Rumah singgah ini disiapkan jadi ruang konsultasi, ruang bermain, hingga edukasi khusus untuk perempuan dan anak korban kekerasan.
Peresmian dihadiri Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Ny. Swandewi Eddy Mulya, Ketua Komisi I DPRD AA Putu Gde Wibawa, serta Plt Kepala DP3AP2KB Denpasar Gusti Ayu Laksmi Saraswati. Sebelum gunting pita, Wawali Arya Wibawa dan undangan meninjau seluruh ruangan dan taman bermain anak.
Wawali Arya Wibawa menjelaskan, Denpasar dengan spirit Vasudhaiva Khutumbakam terus dorong kesejahteraan masyarakat. Termasuk perlindungan dan pemulihan bagi perempuan dan anak yang alami masalah sosial atau kekerasan. “Rumah singgah ini kami harap jadi tempat aman, nyaman, dan humanis. Korban dapat perlindungan sementara plus layanan konsultasi psikologis, hukum, sosial, sampai penguatan mental spiritual,” ujarnya.
Plt Kepala DP3AP2KB Denpasar Gusti Ayu Laksmi Saraswati menyebut rumah singgah dilengkapi ahli gizi, dokter, dan psikolog. Layanan ini juga buka untuk kasus stunting. “Kalau ada anak gejala kurang gizi di Denpasar, akan diarahkan ke sini. Orang tua bisa konsultasi intens soal stunting di Rumah Singgah,” katanya.
Data DP3AP2KB Denpasar mencatat kasus kekerasan masih tinggi. Tahun 2025 UPTD PPA tangani KDRT fisik 44 kasus, kekerasan psikis 66 kasus, kekerasan anak 32 kasus, kekerasan perempuan 14 kasus. Triwulan I 2026 sudah ada 76 kasus. Rinciannya KDRT fisik 14 kasus, KDRT psikis 15 kasus, kekerasan seksual 1 kasus, kekerasan pacaran 2 kasus, pengasuhan anak 6 kasus. Rujukan Polresta Denpasar: kekerasan seksual 12 kasus, kekerasan fisik anak 6 kasus.
Rumah Singgah Kula Abhi Praya juga siap terima rujukan kasus depresi dan gangguan mental. “Kasus bunuh diri di Bali sekarang paling tinggi di Indonesia. Kalau di sekolah atau masyarakat ada keluarga dengan gejala depresi, bisa dirujuk ke sini atau lewat link Denpasar Menyama Bagia,” tutup Laksmi. (mtb)

Tinggalkan Balasan