DENPASAR, TIVIBALI.com – Bali resmi membidik posisi sebagai tuan rumah World Climbing Series 2027. Untuk mendukung target itu, Gubernur Bali Wayan Koster memastikan akan membangun wall panjat tebing bertaraf internasional di Pulau Dewata.

Kepastian tersebut disampaikan Koster saat menerima audiensi Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia Bali, Putu Yudi Atmika di Gedung Jayasabha, Denpasar, Jumat (24/7/2026) kemarin.

Selama ini Bali belum memiliki venue panjat tebing berstandar dunia. Kondisi itu yang membuat Bali beberapa kali gagal mengajukan diri sebagai tuan rumah event internasional.

“Wall panjat tebing ini akan kita wujudkan tahun 2027. Nantinya ada 3 disiplin utama: bouldering, lead, dan speed. Untuk lokasi kita akan kaji lebih dalam,” kata Koster.

Menurutnya, olahraga panjat tebing memiliki animo tinggi di Bali. Buktinya, Bali sudah melahirkan atlet kelas dunia seperti Desak Made Rita Kusuma Dewi asal Buleleng yang rutin menyumbang medali emas.

Pembangunan venue ini juga masuk dalam roadmap sport tourism Pemprov Bali. Koster menilai, kejuaraan dunia bisa menjadi magnet wisata baru sekaligus penguat branding Bali.

“Saya sangat mendukung. Kalau bisa tahun 2027 Bali sudah siap jadi tuan rumah kejuaraan dunia. Nama Bali sebagai destinasi wisata dunia bisa kita kuatkan lagi lewat olahraga,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua FPTI Bali Putu Yudi Atmika mengatakan pihaknya siap mengawal rencana tersebut. Ia menyebut kehadiran wall berstandar internasional akan berdampak besar pada pembinaan atlet daerah.

“Dengan adanya wall ini, kami siap mewujudkan tekad Bapak Gubernur. Bali siap menjadi tuan rumah World Climbing Series,” ujar Yudi Atmika.

Di akhir pertemuan, Koster meminta FPTI Bali segera menyiapkan kajian lokasi dan desain teknis agar pembangunan bisa dianggarkan pada APBD 2027. (mtb)