MANGUPURA, TIVIBALI.com – Pemerintah Kabupaten Badung memperluas cakupan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Jepang. Selain budaya dan pariwisata, kedua daerah sepakat membuka peluang di sektor pengembangan sumber daya manusia dan kerja sama akademik.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan Pemkab Badung sangat terbuka terhadap berbagai sektor baru. Kerja sama tidak hanya terbatas pada promosi destinasi, tetapi juga menyasar pertukaran pelajar, pengembangan SDM, hingga kolaborasi antar lembaga pendidikan.
“Kami sangat terbuka terhadap kerja sama ini. Secara teknis nanti akan kami koordinasikan melalui Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, dan Bagian Kerja Sama agar program-program yang disepakati dapat diimplementasikan dengan baik,” ujar Bupati usai menerima delegasi Fujisawa di Puspem Badung, Rabu (22/7/2026).
Menurut Bupati, kesamaan karakter antara Badung dan Fujisawa sebagai daerah tujuan wisata berbasis budaya dan pesisir menjadi modal kuat. Dari fondasi itu, kerja sama akan dikembangkan menjadi program yang berdampak langsung pada peningkatan kapasitas masyarakat.
Langkah awal kerja sama akan diawali dengan penyusunan Nota Kesepahaman atau MoU. Setelah itu ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama teknis antar perangkat daerah. Skema ini diharapkan mempercepat implementasi program nyata di lapangan.
Ketua Shonan-Bali Friendship Association, Hasegawa Ami, menyambut baik keterbukaan Pemkab Badung. Ia menyebut kunjungan ini bertujuan memetakan potensi Badung sebagai dasar membangun kolaborasi yang lebih luas.
“Kami datang untuk melihat situs budaya, destinasi wisata, dan penyelenggaraan event. Kami ingin mengetahui potensi Badung sebagai dasar membangun kerja sama, baik melalui pertukaran budaya maupun bentuk kolaborasi lainnya,” kata Hasegawa.
Sebagai bagian dari agenda kerja sama, event budaya “Sunset” dijadwalkan kembali digelar pada awal Oktober 2026. Event ini akan menjadi salah satu pintu masuk penguatan hubungan antar masyarakat kedua daerah.
Dengan dibukanya keran kerja sama di sektor SDM dan pendidikan, Pemkab Badung berharap dapat mencetak generasi yang memiliki daya saing global, sekaligus memperkuat posisi Badung sebagai daerah yang tidak hanya unggul di pariwisata, tetapi juga di bidang pendidikan dan inovasi. (mtb)

Tinggalkan Balasan