DENPASAR, TIVIBALI.com – Gedoran lagi dari “Atlet Merah Putih” cabang menembak! Letda Inf Dewa Putu Yadi Suteja bikin publik Taipei terdiam. Prajurit Rindam IX/Udayana itu keluar sebagai raja di 48th SEASA Shooting Championship 2026 usai memborong 2 medali emas, 3-13 Juni 2026.
Dua emas diamankan Dewa Putu dari nomor 25 meter rapid fire pistol men. Satu untuk Indonesia di kategori individu, satu lagi di nomor beregu. Lawan dari berbagai negara Asia Tenggara dibuat tak berkutik.
Laga final 25m rapid fire pistol memang arena adu mental. Tembakan harus cepat, tepat, dan tanpa ampun. Di sinilah Dewa Putu menunjukkan kelasnya. Konsisten dari babak kualifikasi sampai peluru terakhir.
Danrindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, S.H. sampai berdiri berikan aplaus dari Denpasar.
“Ini bukan sekadar hoki. Ini buah latihan, disiplin, dan pembinaan berjenjang. Prajurit Rindam IX/Udayana membuktikan bisa bersaing dan menang di level Asia,” tegasnya.
Dewa Putu sendiri mengaku “deg-degan” tapi tetap tenang.
“Alhamdulillah, emas untuk Merah Putih. Semua karena doa keluarga, arahan Danrindam, dan dukungan teman-teman di satuan. Ini kemenangan kita bersama,” ucapnya sesaat setelah turun dari line tembak.
Emas sudah di tangan, tapi Dewa Putu nggak mau “euphoria sesaat”. Begitu kembali ke Denpasar, ia dan tim langsung tancap gas latihan lagi. Target selanjutnya sudah menunggu.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyebut ini “gold pembuka” yang membakar semangat.
“Prestasi Dewa Putu bukti prajurit TNI AD punya mental juara. Kualitas dan daya saingnya diakui Asia. Ini hasil kerja keras pembinaan Kodam IX/Udayana,” ujarnya.
Dengan dua emas dari Taipei, Indonesia kembali mengingatkan Asia Tenggara: di menembak, Merah Putih tetap jadi lawan yang layak diperhitungkan. (mtb)

Tinggalkan Balasan