BADUNG, TIVIBALI.com – Pemerintah Kabupaten Badung resmi membuka rangkaian Kejuaraan Piala Bupati Badung 2026 di Kolam Renang Tirta Arum, Desa Blahkiuh, Abiansemal, Minggu (12/7/2026). Sebanyak 40 cabang olahraga akan dipertandingkan hingga September 2026 sebagai strategi penguatan pembinaan atlet sekaligus pengembangan sektor sport tourism.

Pembukaan ditandai pelepasan balon dan merpati oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dalam ajang pembuka Badung Finswimming Open 2026.

Sebanyak 519 atlet dari 32 pengurus daerah se-Indonesia serta peserta dari Korea Selatan ambil bagian. Selain nomor kolam di Tirta Arum, nomor open water akan digelar di Pantai Muaya, Jimbaran.

Bupati Adi Arnawa menegaskan komitmennya memperluas daya tarik pariwisata olahraga secara berkelanjutan. Ia meminta KONI Badung menyusun kalender event olahraga yang baik agar setiap cabang memiliki ruang kompetisi dan pembinaan berjalan berkesinambungan.

“Badung tidak cukup hanya mengandalkan penyelenggaraan satu atau dua event olahraga besar. Daerah tujuan wisata ini harus memiliki kalender kompetisi yang rutin agar mampu menarik kunjungan atlet, ofisial, maupun wisatawan olahraga sepanjang tahun,” ujarnya.

Sebagai upaya mendukung target tersebut, Pemkab Badung berencana membangun stadion di kawasan Abiansemal serta kolam renang berstandar internasional.

“Saya tidak ingin membangun fasilitas secara setengah-setengah. Kami akan mempelajari berbagai fasilitas olahraga terbaik sebagai referensi agar Badung memiliki venue bertaraf internasional yang mampu menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan dunia,” kata Bupati.

Ketua Umum PB POSSI Komjen Pol. Makhruzi Rahman mengapresiasi kejuaraan ini. Ia menilai ajang tersebut strategis dalam mencetak atlet nasional sejak usia dini.

“Kejuaraan ini bukan sekadar memperebutkan medali, tetapi menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet. Prestasi internasional lahir dari kompetisi yang rutin dan pembinaan yang berkesinambungan,” ujarnya.

Ketua KONI Badung I Made Sutama menambahkan, Piala Bupati 2026 merupakan instrumen evaluasi menuju Pekan Olahraga Provinsi Bali 2027 di Buleleng.

“Kami menargetkan mempertahankan gelar juara umum Porprov Bali untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut. Karena itu, kompetisi seperti ini menjadi bagian penting dalam mengukur hasil pembinaan sekaligus menjaring atlet-atlet potensial,” jelasnya. (mtb)