BADUNG, TIVIBALI.com- Bunda PAUD Kabupaten Badung mendorong seluruh lembaga pendidikan anak usia dini untuk menerapkan layanan profesional yang tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya Bali.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan PAUD se-Kabupaten Badung, Kamis (30/7/2026). Ia menegaskan, budaya merupakan identitas yang harus dijaga sejak usia dini.
“Kita harus memelihara nilai-nilai luhur budaya Bali sebagai identitas kita bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengasuhan yang dilakukan secara profesional jika dipadukan dengan kearifan lokal akan menghasilkan anak yang cerdas secara intelektual, santun dalam perilaku, berbudaya, dan memiliki karakter yang kuat. Pendekatan ini sejalan dengan visi daerah untuk melahirkan generasi penerus yang mampu bersaing di tingkat global namun tetap menjaga warisan leluhur.
Menurutnya, penguatan budaya sejak dini penting agar anak tidak kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi. Nilai gotong royong, toleransi, dan penghormatan kepada orang tua yang tumbuh dalam budaya Bali perlu ditanamkan melalui kegiatan harian di PAUD.
Selain penguatan budaya, Bunda PAUD Badung juga menyoroti pentingnya penyamaan standar dalam penyelenggaraan PAUD. Hal yang ditekankan meliputi kelayakan sarana dan prasarana, sistem keamanan, penyusunan kurikulum kegiatan, serta peningkatan kualifikasi tenaga pengasuh.
“Ketika orang tua dapat bekerja dengan tenang karena anak berada di lingkungan yang terjamin kualitasnya, dan anak tumbuh dengan bimbingan yang tepat serta nilai budaya yang kuat, maka kita sedang membangun pondasi masa depan Badung yang lebih baik,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen terus meningkatkan mutu PAUD melalui pelatihan bagi pendidik, pemenuhan sarana, dan penguatan muatan lokal dalam kurikulum. Dengan sinergi pengelola, guru, dan orang tua, diharapkan lahir generasi Badung yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya. (mtb)

Tinggalkan Balasan