BADUNG, TIVIBALI.com – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara, kembali memimpin aksi bersih-bersih Pantai Legian, Bali, Jumat (31/7/2026) pagi. Aksi nyata melalui gerakan “Green Clean Up” ini melibatkan pelaku usaha pariwisata, aktivis lingkungan, dan masyarakat setempat.
Kegiatan yang telah berjalan selama 6 tahun ini dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pagi. Tujuannya sederhana namun fundamental, yaitu menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan bagi pelaku usaha dan masyarakat yang mencari penghidupan di kawasan wisata Legian.
“Ketika kita sadar menjaga lingkungan, maka lingkungan pasti akan menjaga kita. Legian adalah primadona destinasi wisata dunia, menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Puspa Negara di sela kegiatan.
Ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus hadir setiap Jumat pagi dalam aksi bersih pantai. Menurutnya, menjaga Pantai Legian tetap bersih adalah kunci mempertahankan daya tarik wisata Bali di mata dunia.
Puspa Negara mengapresiasi kesadaran masyarakat lokal Legian dalam pengelolaan sampah. Ia menyebut 99 persen warga sudah taat memilah sampah rumah tangga.
“Kebiasaan ini sudah terbentuk, setiap Senin, Selasa, dan Kamis pagi masyarakat rutin membawa sampah ke Kantor Kelurahan. Selanjutnya akan diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup ke TPST 3R,” jelasnya.
Adapun jadwal pembuangan sampah anorganik dilakukan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu pagi. “Ini sudah menjadi kebiasaan dan gaya hidup masyarakat Legian,” tandasnya.
Lebih lanjut, Puspa Negara menyebut hadirnya fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) serta meningkatnya kesadaran memilah sampah menjadi solusi nyata mengatasi persoalan sampah di daerah wisata.
“Dengan infrastruktur yang mendukung dan budaya yang terus kita rawat melalui ‘Green Clean Up’, kita optimis permasalahan sampah bisa kita atasi. Ini bukan hanya soal kebersihan, namun juga soal keberlanjutan pariwisata Bali,” tandasnya. (MAW)

Tinggalkan Balasan