DENPASAR, TIVIBALI.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyambut tawaran kerja sama dari Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, Tiongkok. Kesepakatan awal mengerucut pada pembentukan tim bersama untuk merumuskan kolaborasi di sektor pariwisata hingga energi hijau.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi delegasi Ningxia yang dipimpin Anggota Komite Tetap Komite Partai Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, Dou Jingli, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (28/10/2026).

Koster mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama Pemerintah Indonesia dan Tiongkok di tingkat nasional.

“Terima kasih atas kunjungannya ke Bali. Saya menyambut baik tindak lanjut kerja sama yang dilakukan antara pemerintah Indonesia dan Tiongkok. Terkait penawaran kerja sama yang disampaikan, kami sangat setuju,” ujar Koster.

Ia menjelaskan, Pemprov Bali saat ini fokus pada pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan energi bersih dan kendaraan listrik berbasis baterai. Sektor tersebut dinilai paling potensial untuk dikerjasamakan dengan Ningxia, di samping kebudayaan, pariwisata, perdagangan, dan pertanian.

Guna memastikan pertemuan berbuah program konkret, Koster mengusulkan pembentukan tim bersama.

“Untuk tindak lanjut pertemuan ini, sebaiknya dibentuk tim yang mengomunikasikan dan merumuskan rencana kerja sama,” katanya.

Koster juga menyampaikan rencana kunjungannya ke Tiongkok pada November 2026 dan membuka peluang untuk berkunjung ke Ningxia.

Sementara itu, Dou Jingli mengatakan Ningxia merupakan daerah otonom setingkat provinsi dengan populasi 7,32 juta jiwa yang memiliki kesamaan nilai dengan Bali, yakni keterbukaan dan toleransi. Ningxia memiliki potensi di sumber daya alam, pariwisata, pertanian, perdagangan, dan energi hijau.

Menurutnya, Ningxia telah menjalin kerja sama dengan 69 kota/provinsi di berbagai negara dan berharap Bali menjadi mitra berikutnya melalui skema Sister Province.

“Kami berharap hubungan Ningxia Hui dan Bali dapat semakin erat. Ada banyak bidang yang bisa kita kembangkan bersama, terutama kebudayaan dan pariwisata, perdagangan, pertanian, serta energi hijau,” ujar Dou Jingli.

Delegasi Ningxia juga memandang Bali sebagai rujukan internasional dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran pengetahuan.

Dalam pertemuan itu, Dou Jingli turut mengundang Gubernur Koster untuk berkunjung ke Ningxia guna mempererat hubungan.

Turut hadir Konsul Jenderal Tiongkok di Denpasar Zhang Zhisheng, sejumlah kepala perangkat daerah Pemprov Bali, serta jajaran delegasi Ningxia. (ad/maw)