DENPASAR,TIVIBALI.com – Universitas Bali Internasional atau UNBI menuntaskan Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Fakultas Kedokteran, Kamis 13 Agustus 2026. Visitasi dilakukan secara daring oleh Tim Evaluator Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum izin operasional dan program studi resmi diterbitkan. Tim evaluator meninjau kesiapan fasilitas, dosen, kurikulum, serta rumah sakit jejaring milik UNBI.
Rektor UNBI Prof. Dr. dr. I Made Bakta menyampaikan seluruh civitas akademika telah melakukan persiapan matang.
“Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas tinggi di Bali. Evaluasi lapangan ini menjadi ruang krusial bagi kami untuk membuktikan kesiapan kurikulum, kompetensi SDM calon dosen, serta keandalan sarana prasarana yang kami miliki,” ujarnya saat memberikan sambutan pembuka.
Proses asesmen berlangsung sejak pagi hingga sore melalui platform Zoom Meeting. Tim memeriksa tiga aspek fundamental, yakni Aspek Kurikulum dan SDM, Aspek Wahana Pendidikan, serta Aspek Sarana dan Prasarana.
Rangkaian visitasi ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Berita Acara Evaluasi Lapangan antara Tim Evaluator Kementerian dan pihak pengusul dari UNBI. Melalui evaluasi ini, UNBI berharap segera mendapatkan rekomendasi resmi pembukaan prodi. Tujuannya menjawab kebutuhan nasional akan tenaga dokter umum dan dokter spesialis, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi akademik dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.
“Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh usulan pembukaan Fakultas Kedokteran di UNBI. Kehadiran FK baru ini sangat strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter, mengoptimalkan jaringan rumah sakit serta puskesmas daerah sebagai wahana pendidikan, sekaligus memperkokoh Denpasar sebagai pusat edukasi yang unggul,” tegasnya. (mtb)

Tinggalkan Balasan