DENPASAR, TIVIBALI.com- Satpol PP Kota Denpasar kembali turun ke jalan. Lewat operasi ‘SABERGEP’ beresin masalah gelandangan dan pengemis, petugas menertibkan aktivitas di sejumlah traffic light, (25/6/2026) kemarin.
Hasilnya, 1 pengamen dan 3 pengemis terjaring di beberapa persimpangan lampu merah. Mereka langsung di ajak naik mobil Satpol PP untuk di bawa ke markas pembinaan dan pendataan sesuai prosedur.
Kabid Trantibum Satpol PP Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara, menyampaikan komitmennya untuk menjaga ketertiban ruang publik.
“Kami juga memberi pembinaan biar mereka nggak balik lagi aktivitas di jalan. Tujuannya agar pengguna jalan tidak terganggu dan merasa nyaman,” terangnya.
Yudie menambahkan bahwa selama kegiatan berlangsung situasi menjadi lebih aman dan lancar. Ke depan, pemantauan bakal rutin di titik-titik rawan: traffic light, perempatan dan area yang sering menjadi tempat mangkal pengamen, pengemis, termasuk “manusia silver”.
Satpol PP juga menghimbau agar Semeton Denpasar: jangan kasih uang ke pengamen/pengemis di jalan. Menurutnya selain mereka berpotensi menganggu ketertiban, mereka juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, Denpasar diharapkan langkah ini membuat situasi semakin tertib dan nyaman bagi warga dan pengguna jalan” tandasnya. (mtb)

Tinggalkan Balasan