DENPASAR, TIVIBALI.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka Bali Public School (BPS) Festival ke-4 di SD Bali Public School, Kamis (22/10/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan kulkul.

Festival yang mengusung tema “Colorful Minds, Happy Hearts” itu dimeriahkan berbagai penampilan siswa, mulai dari yoga, paduan suara, tari kecak, baleganjur, hingga bapang barong. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan kepercayaan diri.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar A.A Gede Wiratama, Camat Denpasar Timur Ida Bagus Upawana Manuaba, serta undangan lainnya.

Saat membacakan sambutan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sekda Eddy Mulya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, BPS Festival menjadi wadah pengembangan kreativitas, bakat, karakter, dan kemampuan bekerja sama melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Setiap anak memiliki pemikiran, karakter, dan keunikan yang berbeda. Keberagaman itu perlu dihargai sebagai kekuatan dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BPS Festival merupakan implementasi kegiatan kokurikuler yang mendukung pembelajaran intrakurikuler. Selain ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan sportivitas, kebersamaan, dan semangat belajar.

“Pengembangan potensi anak membutuhkan kolaborasi dari sekolah, komite, dunia usaha dan industri, alumni, hingga orang tua. Sinergi ini penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang optimal,” kata Eddy Mulya.

Kepala SD Bali Public School, Komang Edi Putra, mengatakan festival ke-4 ini mempertemukan siswa TK dan SD dari berbagai wilayah di Bali dalam semangat persahabatan, kreativitas, dan sportivitas.

“Kami ingin setiap anak membawa pulang pengalaman, persahabatan, keberanian, inspirasi, dan kenangan indah. Menang adalah kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil, berproses, dan menghargai lawan adalah kemenangan sesungguhnya,” ucap Edi Putra.

Ia menambahkan, penyelenggaraan festival tahun ini terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kota Denpasar, Yayasan Ananda Vidya Bali, keluarga besar SD Bali Public School, para kepala sekolah dan guru pendamping, orang tua siswa, sponsor, serta panitia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang positif, inklusif, dan mampu mendorong anak-anak untuk terus berkarya, berprestasi, serta peduli terhadap sesama. (ad/maw)