LOMBOK UTARA, TIVIBALI.com- Royal Avila hadir dengan gaya Mediterania di pesisir Pantai Malaka, Lombok Utara, dan menjadi salah satu destinasi premium terfavorit di kawasan tersebut.
Desain arsitektur modern Mediterania yang didominasi warna putih cerah berpadu dengan posisinya di atas tebing vulkanik yang menghadap langsung ke Selat Lombok. Karakter inilah yang membuat resort bintang 5 ini memiliki panorama yang berbeda.
Resort ini sempat menjadi perhatian dunia setelah Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Désirée menginap di Royal Avila dalam kunjungannya ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 5–6 September 2026 lalu.
General Manager Royal Avila, Yudhi Lingga, mengatakan keunggulan utama resort terletak pada posisi geografisnya.
“Royal Avila dibangun di kawasan perbukitan vulkanik yang menghadap Pantai Malimbu. Posisi ini membuat pemandangan laut menjadi bagian utama dari pengalaman menginap,” ujar Yudhi di Malaka, Lombok Utara, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, karakter tebing tersebut diterapkan secara konsisten pada desain akomodasi. Royal Avila memiliki 54 all-suite accommodation yang seluruhnya dirancang dengan balkon dan orientasi menghadap laut.
“Panorama laut dari kamar menjadi salah satu pengalaman yang kami tawarkan. Konsep kamarnya dirancang dengan balkon serta orientasi pemandangan laut. Beberapa kamar berukuran sekitar 59 meter persegi,” katanya.
Berada di atas tebing membuat panorama laut menjadi kekuatan utama. Dari sejumlah area resort, bentang Selat Lombok terlihat luas, lepas, dan dramatis, menciptakan suasana yang berbeda dibandingkan akomodasi yang hanya menawarkan kedekatan dengan pantai.
Salah satu fasilitas yang memperkuat pengalaman tersebut adalah infinity pool. Kolam renang dengan konsep tanpa batas ini menghadirkan visual seolah permukaan air menyatu dengan laut di kejauhan. Posisinya yang menghadap laut menjadikannya titik favorit tamu.
Selain itu, Royal Avila memiliki akses menuju pantai privat. Fasilitas ini memberikan ruang bagi tamu untuk menikmati suasana pesisir Malaka dengan tingkat privasi yang lebih tinggi dan tenang.
Keistimewaan lain Royal Avila terletak pada panorama matahari terbenam. Berada di kawasan Malimbu yang menghadap barat, sunset menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman menginap.
Salah satu tempat terbaik untuk menikmatinya adalah Amavi’s Beach Club yang dirancang menghadap laut lepas. Ketika matahari mulai turun di cakrawala, panorama laut dan langit menjadi latar alami yang melengkapi suasana resort.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang bukan hanya tentang kamar, tetapi bagaimana tamu bisa menikmati keseluruhan suasana, mulai dari pemandangan laut, sunset, fasilitas, hingga ketenangan yang ditawarkan kawasan Malimbu,” ungkap Yudhi.
Dari sisi desain, Royal Avila menggabungkan nuansa modern Mediterranean dengan karakter tropis Indonesia. Konsep tersebut terlihat dari arsitektur yang bersih, ruang terbuka yang luas, serta penataan kawasan yang tetap memberi ruang bagi panorama alam sebagai bintang utama.
Perpaduan itu membuat Royal Avila tidak tampil seperti resort tropis konvensional. Kemewahan justru dibangun melalui kombinasi desain, ruang, panorama, dan suasana privat.
Untuk menunjang pengalaman menginap, Royal Avila juga menawarkan berbagai fasilitas penunjang, meliputi Olive Restaurant and Bar, Amavi’s Beach Club, spa, fitness center, yoga studio, taman, dan kolam renang.
“Konsep kami memang menghadirkan pengalaman yang menyeluruh. Tamu tidak hanya datang untuk tidur, tetapi menikmati resort, alam, makanan, spa, aktivitas, dan suasana yang ada di sini,” katanya.
Kehadiran Putri Mahkota Victoria menjadi momentum yang memperlihatkan sisi lain Lombok Utara kepada dunia. Tidak hanya kaya akan alam dan budaya, Lombok Utara juga mampu menghadirkan hospitality berkelas internasional.
Di atas tebing Malimbu, Royal Avila menghadirkan pengalaman ketika laut menjadi panorama, sunset menjadi pertunjukan, dan ketenangan menjadi bagian dari kemewahan itu sendiri. (ad/maw)

Tinggalkan Balasan