BADUNG, TIVIBALI.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menegaskan bahwa lanjut usia (lansia) bukanlah penghalang untuk terus bergerak, belajar, dan menginspirasi generasi muda.
Penegasan itu disampaikannya saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Sekolah Lansia Berdaya yang digelar Pimpinan Daerah Aisyiyah Badung bertema “Lansia Berdaya, Sehat, dan Bijak Bermedia Sosial di Era Digital” di Ruang Gosana III, Sekretariat DPRD Badung, Minggu (27/9).
Di hadapan puluhan peserta lansia, Yunita yang juga anggota DPRD Badung aktif mematahkan stigma bahwa lansia adalah kelompok pasif yang hanya perlu dibantu.
“Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk hidup, belajar, berbagi, dan bermanfaat tidak pernah mengenal batas. Lansia bukan kelompok yang harus selalu dibantu, melainkan sumber pengalaman, kebijaksanaan, kasih sayang, serta bagian penting dari keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan konsep Lansia Berdaya mencakup empat pilar: mandiri, aktif, produktif, serta sehat secara fisik dan mental. Konsep tersebut dapat diwujudkan melalui aktivitas sederhana seperti berkebun, membaca, memasak, dan interaksi sosial yang positif.
Di tengah derasnya arus digitalisasi, Yunita mendorong para lansia untuk melek literasi digital. Menurutnya, kemampuan menyaring informasi menjadi kunci agar lansia tidak terjebak berita bohong atau hoaks.
“Di era digital saat ini, kita semua harus tetap cakap dan bijak dalam memanfaatkan media sosial, terutama dalam menyaring informasi agar terhindar dari berita bohong atau hoaks,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Siti Khalifah menjelaskan, Sekolah Lansia Berdaya merupakan instruksi langsung dari Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Pusat Aisyiyah. Program ini dirancang sebagai wujud kepedulian organisasi agar para senior di Badung tetap memiliki semangat hidup.
Kegiatan yang turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Badung Hj. Zachrolina itu diharapkan mampu mencetak lansia yang tidak hanya sehat, tetapi juga menjadi mentor dan teladan bagi generasi muda, serta tetap bermakna di tengah kemajuan zaman.(ad/maw)

Tinggalkan Balasan