DENPASAR, TIVIBALI.com – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, menghadiri acara penutupan Bulan Bung Karno Tahun 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Minggu (28/6/2026).
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta, Bupati dan Wali Kota se-Bali, serta ribuan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, seniman, atlet, pelaku UMKM, tokoh adat, dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Bulan Juni memiliki makna sakral bagi perjalanan bangsa. Pada 1 Juni 1945 Bung Karno menggali Pancasila sebagai dasar negara. Pada 6 Juni 1901 Bung Karno lahir, dan pada 21 Juni 1970 Bung Karno wafat meninggalkan warisan pemikiran yang masih jadi rujukan hingga hari ini.
Wayan Koster menyebut Bulan Bung Karno bukan sekadar nostalgia masa lalu. “Ini momentum refleksi dan pertanggungjawaban kerja untuk rakyat. Bulan Bung Karno adalah bulan aktualisasi gagasan, bulan pendidikan ideologi, dan bulan pembentukan karakter bangsa,” ujarnya. Ia juga mengutip pesan Bung Karno, JASMERAH: Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, sebagai amanat untuk memahami arah masa depan dari pengalaman bangsa.
Mengusung tema “Setialah Kepada Sumbermu” dengan subtema “Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber Kepada Kekuatan Rakyat”, rangkaian acara selama Juni diisi berbagai kegiatan. Mulai dari Liga Kampung Soekarno Cup, Lomba Barista Kopi Bali, Gerakan Merawat Pertiwi, hingga Lomba Konten Kreatif “Bali Bersih Sampah”. Tema itu jadi pengingat agar nilai perjuangan bangsa tetap dijaga dan diwariskan ke generasi muda.
Rangakaian acara ditutup dengan pembacaan puisi oleh Putri Koster dan atraksi budaya seperti jugling arak Bali, senam Nangun Sat Kerthi, Bapang Barong Ketet, dan Mekendang Tunggal. Sebelumnya, puncak peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno digelar 6 Juni 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya dengan tajuk “Satyam Eva Jayate” dan melibatkan 1.300 peserta. (mtb)

Tinggalkan Balasan