DENPASAR, TIVIBALI.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau Proyek Strategis Nasional Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa, Senin (20/7/2026). Peninjauan ini sekaligus menjadi target percepatan pengembangan kawasan marina berstandar internasional di Bali.
Dalam pemaparan, PT Pelindo menyampaikan 5 dukungan yang dibutuhkan butuhkan dari pemerintah pusat. Pertama, penataan kapal perikanan, Pelindo meminta relokasi kapal yang tidak melakukan bongkar muat ikan agar Benoa fokus sebagai pelabuhan wisata.
Kedua, deregulasi layanan marina, usulan meliputi kemudahan cabotage kapal pesiar, integrasi imigrasi, bea cukai, perpajakan, serta insentif untuk kapal yacht. Ketiga, penetapan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Langkah ini dinilai strategis untuk menarik investor dan telah mendapat dukungan Pemprov Bali.
Keempat, perluasan perairan wajib pandu, usulan KSOP Kelas II Benoa telah disampaikan sejak 5 Februari 2025 dan dibahas pada 15 Januari 2026. Kelima, penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah dan Rencana Induk Pelabuhan. Zonasi BMTH perlu diubah dari transportasi menjadi komersial agar bisa diusulkan sebagai KEK.
Menko AHY menyoroti potensi besar industri marina nasional,
“marina karena memang di tahun 2020 itu kurang lebih hampir 10 ribu yacht yang masuk ke Indonesia, karena memang negara kita kepulauan sehingga potensi untuk marine tourism cukup besar. Market size-nya secara CAGR 7-9 persen,” ujarnya saat di Bali Gapura Marina.
Ia menyebut event Wonderful Sail to Indonesia dan Fremantle to Bali Yacht Rally sebagai penggerak sektor ini.
Selain pariwisata, AHY juga menyoroti peran Benoa sebagai simpul energi.
“Menuju ke utara, ada terminal BBM, ada terminal LNG, dan ada multifocus. Terminal LNG ini untuk men-support pembangkit yang ada di Pesanggaran, pembangkitnya PLN. Kemudian TBBM ini untuk pemenuhan BBM seluruh Bali dan juga bandara Ngurah Rai,” jelasnya.
Menurutnya, infrastruktur energi harus terintegrasi agar tidak mengganggu pengembangan BMTH.
Mengakhiri kunjungan, Menko AHY menegaskan BMTH Benoa merupakan proyek strategis bagi pengembangan pariwisata di Bali.
Ia berharap Benoa dapat menjadi gerbang wisata bahari internasional, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing Bali. (MAW)

Tinggalkan Balasan