JAKARTA, TIVIBALI.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin ke Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, (5/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan sejumlah arahan terkait revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas), Stasiun Gambir, pembangunan Museum Agung Nasional, serta pembangunan layanan kereta api di Provinsi Bali.
Pertama, revitalisasi Stasiun Gambir yang belum pernah direnovasi sejak 1970-an. Stasiun tersebut diharapkan menjadi pusat stasiun nasional sekaligus kawasan hiburan, wisata, dan rekreasi keluarga di jantung Ibu Kota.
Kedua, revitalisasi kawasan Monas agar semakin nyaman, indah, serta memiliki nilai sejarah dan edukasi bagi masyarakat yang berkunjung.
Ketiga, pembangunan Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan Monas. Setelah revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar sebagai pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi pelajar dan generasi muda.
Keempat, memulai pembangunan layanan kereta api di Bali. Pada tahap awal, jalur tersebut direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu, serta kawasan di wilayah utara.
Presiden berkeinginan agar revitalisasi kawasan Monas, Stasiun Gambir, pembangunan Grand Museum, serta pengembangan layanan kereta api di Bali tidak hanya menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional atau nation pride. (ad/maw)

Tinggalkan Balasan