JAKARTA, TIVIBALI.com – Kabupaten Gianyar mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 yang digelar Kementerian Investasi dan Hilirisasi / BKPM RI, Gianyar berhasil meraih peringkat Terbaik III untuk kategori Pemerintah Kabupaten atas capaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) dengan predikat Pelayanan Prima.
Capaian ini menempatkan Gianyar di jajaran tiga besar dari 416 kabupaten se-Indonesia. Gianyar sekaligus menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Bali yang berhasil masuk nominasi dan meraih penghargaan di kategori tersebut.
Penghargaan bergengsi itu diterima langsung oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra dari Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Nusantara, Kementerian Investasi dan Hilirisasi / BKPM RI, Jakarta, Selasa, 15 September 2026. Untuk kategori pemerintah kabupaten, peringkat Terbaik I diraih Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, disusul Kabupaten Semarang, Jawa Tengah sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Gianyar, Bali sebagai Terbaik III.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyebut, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gianyar, khususnya perangkat daerah teknis dan DPMPTSP dalam meningkatkan kualitas layanan perizinan dan investasi. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gianyar. Yang terpenting bukan hanya penghargaan yang kita terima, tetapi bagaimana pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha terus kita tingkatkan,” ujar Mahayastra.
Menurutnya, esensi layanan investasi tidak berhenti pada penerbitan izin. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab memastikan kegiatan usaha dapat berjalan optimal pasca-perizinan. “Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) menjadi bagian penting yang terus kami perkuat. Percepatan tidak hanya menyangkut proses administratif, tetapi juga bagaimana berbagai kendala dalam realisasi kegiatan usaha dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terintegrasi,” jelasnya.
Bupati Mahayastra menekankan, investasi yang hadir di Gianyar harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Investasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin investasi yang hadir di Gianyar mampu menggerakkan perekonomian, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dalam penerimaan penghargaan tersebut, Bupati Mahayastra didampingi Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Gianyar Dr. Ida Ayu Ketut Surya Adnyani dan Kepala DPMPTSP Kabupaten Gianyar Ni Luh Gede Eka Suary. Ajang ALI 2026 turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi / Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi / Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.
Bagi Pemkab Gianyar, predikat Pelayanan Prima bukan menjadi garis finis, melainkan pemicu untuk terus melakukan evaluasi, pembenahan, dan inovasi layanan agar semakin responsif terhadap kebutuhan dunia usaha. Melalui sinergi lintas perangkat daerah dan kolaborasi dengan pelaku usaha, Pemkab Gianyar berkomitmen menjaga iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat menuju Gianyar Maju. (ad/maw)

Tinggalkan Balasan