BADUNG, TIVIBALI.com – Pemerintah Kabupaten Badung memilih jalur preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Sasaran utamanya: pelajar. Sebab data menunjukkan usia produktif masih mendominasi korban kecelakaan di jalan raya.
Langkah itu ditunjukkan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tingkat Kabupaten Badung di SMAN 2 Abiansemal, Senin (14/9/2026).
Dalam apel tersebut, Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan helm kepada perwakilan siswa. Ini menjadi simbol dimulainya kampanye keselamatan berkendara sejak dini.
Adi Arnawa menegaskan keselamatan di jalan raya tidak boleh hanya dipahami sebagai kepatuhan karena takut tilang.
“Saya ingin mengajak kita semua menjadikan Harhubnas 2026 sebagai momentum meningkatkan kesadaran. Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia merinci 4 pesan untuk pelajar: gunakan helm, patuhi rambu, jangan main ponsel saat berkendara, dan hormati pengguna jalan lain.
“Sampai di tujuan dengan selamat jauh lebih penting daripada sampai dengan cepat,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan agar pelanggaran lalu lintas tidak dianggap sebagai bentuk keberanian. “Itu kecerobohan yang mengancam masa depan,” katanya.
Kegiatan ini dihadiri Kapolres Badung, Kepala BPTD Kelas II Bali, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Denpasar, Kepala Dinas Perhubungan Badung AA Gde Rahmadi, Camat Abiansemal, tokoh adat, serta ratusan siswa dan guru.
Kolaborasi ini penting karena Pemkab tidak bisa jalan sendiri. Gde Rahmadi melaporkan, rangkaian Harhubnas sudah dimulai sejak 10 September. Selain edukasi di sekolah, Dishub juga menggelar apel pasukan dan pembersihan massal rambu di Jalan Kartika Plaza, Kuta.
Tujuannya satu: memastikan fasilitas keselamatan berfungsi dan budaya tertib mulai tumbuh dari sekolah.
Dengan pendekatan ini, Pemkab Badung berharap fatalitas kecelakaan bisa ditekan. Karena menyelamatkan satu pelajar, sama artinya menyelamatkan masa depan Badung. (ad/maw)

Tinggalkan Balasan