TIVIBALI.com, Adi Arnawa mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melupakan nilai spiritual di tengah kesibukan aktivitas. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan lahir dan batin. Swadharma yang dijalankan dengan landasan spiritual akan terasa lebih bermakna.

Swadharma adalah kewajiban yang harus dijalankan sesuai peran masing-masing. Adi Arnawa mengingatkan agar setiap tugas dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Bekerja sambil mengingat Sang Hyang Widhi membuat langkah terasa lebih ringan.

Ia berdoa agar Sang Hyang Widhi melimpahkan anugerah kepada semua pihak. Anugerah diartikan sebagai kelancaran rezeki, kemudahan usaha, dan keberkahan hidup. Harapan itu ditujukan agar aktivitas masyarakat selalu diridhoi.

Selain anugerah, kesehatan jadi doa penting yang ia sampaikan. Tubuh dan pikiran sehat adalah fondasi utama menjalankan swadharma. Menjaga kesehatan disebutnya bagian dari bhakti kepada Tuhan.

Adi Arnawa juga mendoakan kedamaian batin dan sosial bagi masyarakat. Kedamaian diyakini jadi kunci terciptanya harmoni. Dengan suasana damai, kerja sama dan gotong royong antarwarga akan terus terjaga.

Di era modern yang serba cepat, nilai spiritual sering tergerus aktivitas duniawi. Pesan Adi Arnawa jadi pengingat agar masyarakat tetap menautkan hati kepada Sang Hyang Widhi. Aktivitas padat tetap bisa berjalan selaras dengan dharma.

“Sang Hyang Widhi selalu melimpahkan anugerah kepada kita semua dalam menjalankan swadharma, serta diberikan Kesehatan dan kedamaian,” ungkap Adi Arnawa.

Hari ini, Bupati Badung dan Wakil Bupati Badung menyampaikan “Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga umat Hindu se-Bali, khususnya di Badung, senantiasa mendapat kerahayuan, kedamaian, dan kemakmuran, “ (Tim)