BADUNG, TIVIBALI.com – Menanggapi ramainya sorotan terhadap kegiatan lari komunitas di Canggu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan Pemkab Badung akan memperketat pengawasan terhadap seluruh aktivitas komunitas di ruang publik.
Pernyataan itu disampaikan Bupati di Puspem Badung, Jumat (24/7/2026). Ia menyebut telah menerima laporan lengkap dan memberi apresiasi atas gerak cepat Kepolisian, Kelian Adat, serta Kelian Dinas Canggu dalam mengklarifikasi persoalan di lapangan.
“Kami apresiasi langkah cepat di lapangan. Agar semua bisa diselesaikan secara objektif dan sesuai aturan yang ada,” kata Adi Arnawa.
Menurut Bupati, kegiatan olahraga komunitas tetap didukung karena sejalan dengan gaya hidup sehat dan mendukung Badung sebagai daerah wisata yang dinamis. Hanya saja, jika aktivitas itu sudah bertransformasi menjadi event besar, ada unsur komersial, dan melibatkan hiburan di ruang publik, maka harus ada izin resmi.
“Aturannya jelas. Entah penyelenggaranya WNI atau WNA, sepanjang masuk kategori event, wajib mengurus izin keramaian. Tidak ada perlakuan khusus,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Bupati menginstruksikan setiap event yang digagas atau dipimpin WNA wajib melalui koordinasi ke Polres Badung hingga Polda Bali. Hal ini penting karena kegiatan dengan keterlibatan orang asing bisa berdampak luas.
Soal dugaan pelanggaran keimigrasian dari penanggung jawab kegiatan, Bupati menyerahkan sepenuhnya kepada Kantor Imigrasi. Pemkab Badung kata dia, akan mendukung setiap langkah penegakan hukum.
“Kami serahkan ke ranah Imigrasi sesuai kewenangannya dan Pemkab siap mendukung penuh prosesnya,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, Bupati meminta Dinas Pariwisata Badung bersama Desa Adat dan Desa Dinas Canggu segera menyusun sistem pemberitahuan kegiatan yang terpadu. Sistem ini diharapkan memberi kepastian hukum bagi penyelenggara dan meredam keluhan warga terkait kebisingan serta penggunaan ruang publik.
“Badung terbuka untuk siapa saja, tapi keterbukaan itu harus dibarengi ketertiban, kepatuhan hukum, dan penghargaan kepada masyarakat lokal. Itu pegangan kami membangun pariwisata Badung yang berkualitas dan berkelanjutan,” pungkas Bupati. (mtb)

Tinggalkan Balasan