PESISIR BARAT, TIVIBALI.com — Dari ujung barat Lampung, Presiden Prabowo Subianto menancapkan tonggak baru pelayanan kesehatan. Rabu, (10/6/2026), Presiden meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah K.H. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat.

Peresmian itu bukan sekadar seremonial. Di hadapan warga, Presiden menegaskan arah besar: kesehatan adalah pondasi ekonomi nasional. Negara kuat dimulai dari rakyat sehat.

Kepala Negara menyentil persoalan klasik. Layanan kesehatan harus mudah dijangkau, terutama di daerah. Jarak jauh, antrean panjang, alat terbatas. Itu yang ia ingin putus.

Karena itu pemerintah menyiapkan jurus besar. 400 rumah sakit akan dibangun dan direnovasi di seluruh Indonesia. Jumlah itu bukan angka main-main. Artinya, hampir setiap kabupaten/kota akan kebagian sentuhan modernisasi.

Tidak berhenti di gedung. Alat juga dikejar. Presiden Prabowo menyebut, hampir 1.000 unit alat kesehatan modern sudah didistribusikan. Sasarannya 514 kabupaten/kota. Dari CT Scan, ventilator, sampai alat bedah minimal invasif. Tujuannya satu: layanan dasar tidak lagi jauh dari kampung.

Lebih jauh, Presiden mengingatkan dua hal penting. Pertama, tata kelola harus bersih. RS tanpa korupsi, obat tidak dipersulit. Kedua, obat harus terjangkau. Rakyat jangan sampai sakit lalu jatuh miskin karena biaya.

RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui dipilih sebagai simbol. Rumah sakit di daerah pesisir, jauh dari pusat, tapi kini naik kelas. Pesan Prabowo jelas: modernisasi kesehatan tidak hanya untuk kota besar.

Dengan peresmian ini, janji pemerintah mulai berwujud. 400 RS, 1.000 alat, dan komitmen obat murah. Tiga pilar untuk Indonesia yang lebih sehat. (Tim)